Select Page

Setuju Dengan P3K, IGI Ingatkan Pemerintah Dengan 5 Syarat

Setuju Dengan P3K, IGI Ingatkan Pemerintah Dengan 5 Syarat

Makassar, Inspirasisulawesi.com-Tema berita “Penghianatan Pemerintah Terhadap Pengabdian Guru” menjadi topik utama di berbagai media baik cetak maupun online termasuk media televisi, baik lokal dibanyak daerah hingga media utama nasional. Inilah pernyataan keras saya selaku ketua umum IGI atas minimnya kesempatan Honorer K2 menjadi PNS.

IGI pun memberikan pernyataan terbuka mendukung sepenuhnya mogok massal guru honorer yang mencapai 52% lebih dari total guru di Indonesia.

Hari ini Pemerintah melalui Kemenpan RB dan Kepala Staf Khusus Presiden alhamdulilla membuka jalan, Pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur pengangkatan tenaga honorer lewat skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Skema ini diutamakan untuk guru honorer K2 dan tenaga kesehatan.

Tenaga Honorer K2 adalah tenaga honorer yang diangkat per 1 Januari 2005 dan tidak mendapat upah dari APBD/APBN. Untuk tenaga honorer kategori 2 jika ingin diangkat menjadi CPNS harus mengikuti tes seleksi terlebih dahulu.

Muhammad Ramli Rahim Selaku Ketua Umum PP IGI ingatkan bahwa Janji pemerintah ini harus dikawal penuh mengingat adanya wacana bahwa penggajian P3K akan dibebankan ke pemeintah daerah maka itu Ikatan Guru Indonesia setuju dengan P3K dengan syarat :

1. Perjanjian kerja hanya satu kali berlaku hingga masa pensiun
2. Upah yang diterima guru minimal sama dengan UMR/UMP
3. Sumber Penggajian/Pengupahan Harus dari APBN bukan dibebankan ke daerah apalagi berharap PAD.
4. Tetap dilakukan seleksi ketat kualitas terutama yang akan diangkat menjadi guru, tetapi mereka yang tidak layak jadi guru diarahkan untuk nenjadi tenaga kependidikan atau bidang lain yang tidak berhadapan langsung dengan anak didik
5. Setelah skema P3K diterapkan, sistem honorer harus dihapuskan oleh pemerintah sehingga kedepan tidak ada lagi guru yang tidak jelas kualitasnya diangkat dengan mudah oleh kepela sekolah, kepala dinas atau bupati/walikota/gubernur.

IGI akan selalu bersinergi dengan semua organisasi guru yang berjuang bersama menghidupkan kembali mimpi tentang pendidikan yang lebih baik dengan guru yang jelas status, pendapatan dan kualitasnya. (*IS)

About The Author

Redaksi

Inspirasi Sulawesi. Memberikan informasi yang berimbang kepada publik

Leave a reply