Pilih Halaman

dirgahayu RI 2019

PMII Rayon FUFP Akan Adakan MAPABA

PMII Rayon FUFP Akan Adakan MAPABA

Gowa, Inspirasisulawesi.com– Pergerakan Mahasiswa Islam indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik (FUFP)akan mengadakan Masa Penerimaan Mahasiswa Baru (MAPABA) di Pesantren Dahrul Ulum Pallangga, Kabupaten Gowa, Jum’at (13/09/2019).

Ketua PMII Rayon FUFP Rahmat Jabas mengatakan, dalam kegiatan MAPABA ini ada beberapa materi yang akan disampaiakan yaitu Literasi Media, Sejarah Negara Bangsa, Gender dan Kelembagaan Kopri, Islam Nusantara, Aswaja, Nilai Dasar Pergerakan dan ke PMII-an itu sendiri.

“Dan tentunya dibawakan oleh aktivis-aktivis yang luar biasa yang merupakan kader dari Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia,” ungkap Rahmat.

Kegiatan ini, kata dia, diperuntukkan untuk ikut dalam kegiatan MAPABA tidak hanya dari Fakultas Ushuluddin, filsafat dan Politik saja tetapi berlaku untuk semua mahasiswa dari fakultas maupun dari universitas lain.

“Sejauh ini mahasiswa yang telah mendaftarkan dirinya sudah 50 orang lebih belum lagi dari fakultas yang lain maupun dari universitas yang lain,” katanya.

Dalam pendaftaran MAPABA ini tidak di pungut biaya apapun. Yang ikut dalam kegiatan MAPABA ini tentunya akan menambah ilmu pengetahuan bagi mahasiswa dan membuka mindset mahasiswa baru ataupun mahasiswa semester yang berjalan sekarang.

“Tentunya dalam kegiatan MAPABA ini dimana para mahasiswa akan dibukakan pikirannya untuk berfikir yang lebih luas lagi dimana sebelumnya tidak ia dapatkan,” tambahnya.

Adapun salah satu dari peserta MAPABA yaitu Ica menuturkan alasannya ikut, karena dirinya dari pesantren NU.

“Setelah saya masuk kuliah di UIN, saya mau bergabung di organisasi yang berdiri di bawah naungan NU juga. Organisasi di kampus hanya PMII yang berada di bawah naungan Nahdatul Ulama jadi saya mau bergabung di organisasi tersebut dan salah satu persyaratannya yaitu ikut MAPABA,” jelasnya.

Citizen Reporter : Sasmita Darmawan

Tentang Penulis

Redaksi

Inspirasi Sulawesi. Memberikan informasi yang berimbang kepada publik

Tinggalkan Balasan