Select Page

Advertisement

Pelaku Didenda Rp 2 Juta Karena Buang Sampah Sembarang Ke Laut TPI Paotere

Pelaku Didenda Rp 2 Juta Karena Buang Sampah Sembarang Ke Laut TPI Paotere

Makassar, Inspirasisulawesi.com- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar, memvonis pelaku pembuangan sampah ke laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paotere atas nama SYAIFUL dengan hukuman denda sebesar Rp 2 juta, Kamis (29/11/2018)

SYAIFUL yang juga merupakan salah satu ABK Kapal pengangkut ikan tersebut dinyatakan terbukti bersalah membuang Sampah berupa plastik ke laut di sekitar TPI Paotere (sabtu, 24 November 2018).

Putusan pengadilan tersebut dibacakan oleh ketua majelis hakim perkara tersbut dalam sidang yang terbuka untuk umum pada hari ini Rabu, 28 November 2018 dengan amar putusan antara lain : “Menjatuhkan pidana kepada terdakwa SYAIFUL dengan pidana denda sejumlah Rp. 2 juta rupiah,”.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan bahwa perbuatan terdakwa telah merugikan Masyarakat sekitar Pantai dan juga telah mencemari Laut.

Dalam putusan ini, Majelis Hakim menyatakan bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembuangan sampah ke laut dan melanggar Perda Kota Makassar No. 4 Tahun 2011 tentang pengelolaan Sampah, dimana dalam Pasal 45 ayat (3) pelaku dapat diancam pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyaRp. 50 juta rupiah. Meskipun kemudian Majelis Hakim memutuskan lebih ringan dengan pidana denda sebesar Rp. 2.000.000 ( Dua juta rupiah) dgn ketentuan apabila terdakwa tidak membayar denda tersebut akan diganti dengan pidana kurungan selama 10 hari, namun setidaknya putusan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada Terdakwa, serta bagi pelaku lain pembuang sampah sembarangan yang masih sering terjadi di wilayah kota Makassar.

Adapun kronologis di tangkapnya pelaku pembuang sampah ke laut berawal dari Kopda Bek Muslikun (Personel Satrol Lantamal VI) melihat pelaku membuang sampah ke laut di sekitar TPI Paotere pada hari Sabtu, 24 November 2018, kemudian merekamnya dan menangkap pelaku.

” Pelaku membuang sampah ke laut di pelabuhan TPI Paotere kemudian saya lihat dan merekamnya “, ujar Kopda Bek Muslikun yang merupakan salah satu saksi dan pelapor dalam perkara ini.

Tak berapa lama kemudian pelaku berhasil ditangkap dan diserahkan ke Satpol PP kotamadya Makassar untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dansatrol Lantamal VI Makassar Kolonel Laut (P) Bayu Tri Kuncoro mengatakan sesuai dengan Perda Kota Makassar No. 4 Tahun 2011, pihak Lantamal VI ingin mengedukasi masyarakat bahwa membuang sampah di sembarang tempat itu ada ganjarannya. “Makanya kita dorong, pertama kali Perda itu dijalankan. Sehingga siapapun yang menangkap tangan orang yang membuang sampah bias dilaporkan ke Satpol PP untuk ditindaki. Tidak hanya Lantamal, siapapun yang melihat dapat melaporkannya”, ujarnya.

Lantamal VI akan rutin melaksanakan patrol di laut untuk menjaga kebersihan laut dan tak akan segan-segan memberikan hukuman kepada pelaku yang tertangkap tangan. “Kalau di laut itu kita akan patrol, petugas kita di laut misalnya di pelabuhan hingga ke Pantai Losari dan itu akan dilakukan setiap hari”, tambah Dansatrol Lantamal VI ini. (*/IS)

Advertisement

About The Author

Redaksi

Inspirasi Sulawesi. Memberikan informasi yang berimbang kepada publik

Leave a reply