Select Page

Advertisement

Lagi dan Lagi, Mamasa Diguncang Gempabumi Tektonik M5,1

Lagi dan Lagi, Mamasa Diguncang Gempabumi Tektonik M5,1

Makassar, Inspirasisulawesi.com – Wilayah Kabupaten Mamasa, diguncang gempabumi tektonik, pada pukul 20.40 Wita. Hasil analisis BMKG, menunjukkan gempabumi ini berkekuatan M=5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,89 LS dan 119,44 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 13 km arah timur laut Kota Mamasa, Kabupaten Mamasa, Propinsi Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km (update), Kamis (8/11/2018).

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber, menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Kabupaten Mamasa ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar geser (Strike-Slip Fault). Dugaan kuat sesar aktif yang menjadi pembangkit gempabumi ini adalah Sesar Saddang.

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Mamasa IV MMI, Mamuju, Toraja, Toraja Utara, Majene, Polewali Mandar III MMI, Pasangkayu II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan, menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Gempabumi ini merupakan gempabumi susulan, akibat gempabumi M=5.5 pada tanggal 6 November 2018 di lokasi yang berdekatan. “Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tutur Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG. (*/IS)

Advertisement

About The Author

Redaksi

Inspirasi Sulawesi. Memberikan informasi yang berimbang kepada publik

Leave a reply