Select Page

Advertisement

Dua Siswa MTsN 1 Makassar Raih Juara 1 Kompetisi Robotik Nasional

Dua Siswa MTsN 1 Makassar Raih Juara 1 Kompetisi Robotik Nasional

Makassar, Inspirasisulawesi.com – Madrasah di Sulsel kembali mengukir kebanggaan secara Nasional, dimana Dua siswa asal Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Makassar (MTsN Model Makassar), berhasil meraih juara 1 pada Kompetisi Robotik Madrasah 2018, dalam kategori The Best and Simple Contruction. Keduanya ialah Ahmad Mudabbir Arif (Kelas IX-1) dan Azalia Shafa Putri Alamsya (VII-4).

Kompetisi Robotik skala Nasional ini digelar Kementerian Agama RI selama dua hari 3-4 November di Depok Town Square. Kecanggihan robot-robot buatan anak-anak madrasah, pada tingkatan Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD), Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP), dan Madrasah Aliyah (setingkat SMA) diuji kehandalannya dalam acara yang bertema tema “Robot Rescue, Robot Mitigasi Bencana” ini.

Ahmad Mudabbir Arif mempersembahkan robot kategori rancang bangun mesin otomatis bencana. Sementara Azalia Shafa Putri Alamsya pada ketagori robot rescue otomatis mobile.

Kepala Sekolah MTsN 1 Makassar, Hj Darmawati mengaku, bangga atas prestasi yang diukir oleh siswanya. “Prestasi ini sangat membanggakan,” tutur Hj Darmawati.

Menurut Darmawati Kompetisi Robotik tingkat Nasional merupakan ajang bergengsi. Dan ajang ini membuktikan bahwa Siswa Madrasah juga bisa dan mampu berinovasi, bersaing dan berpestasi “Saya berharap siswa kedepan mampu menorehkan prestasi yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Sebelumnya, Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin mengatakan, Kementerian Agama memiliki visi yang sangat kuat tentang pengembangan ilmu robotik ini. “Maka dari itu kita selalu memberikan fasilitas, mengadakan event, dan mendorong madrasah untuk terlibat jauh,” terang Kamaruddin.

Di zaman milenial sekarang ini, semua sendi kehidupan tak bisa dilepaskan lagi dengan kecerdasan buatan, seperti masuk tol, bandara, mal, bank, dan di mana saja. Maka dari itu, pendidikan khususnya madrasah tidak boleh terisolasi dari realita sosial yang ada. “Kita berkomitmen membuat madrasah menjadi bagian dan berperan kongkrit dalam revolusi industri ke-4 ini,” katanya.

Saat ini lanjut Kamaruddin, bidang robotik menjadi salah satu prioritas Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KKSK) Kementerian Agama yang diterapkan di madrasah-madrasah di Indonesia. “Dengan peran pemerintah, maka teknologi kecerdasan buatan di lembaga pendidikan akan dikembangkan secara masif,” jelasnya.

Salah satu bentuknya adalah lomba robotik ini, lanjut harapannya, sebagai upaya agar siswa madrasah bisa mengaktualisasikan diri megembangkan ilmunya untuk semakin berinovasi dan berkreasi, dan diharapkan hasilnya (outputnya) bisa diterapkan serta memberikan manfaat nantinya bagi masyarakat dan Negara. (*/IS)

Advertisement

About The Author

Redaksi

Inspirasi Sulawesi. Memberikan informasi yang berimbang kepada publik

Leave a reply