Select Page

Advertisement

Bincang Politik PPI Sulsel, Politisi Golkar dan PDIP Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jokowi Berantas Korupsi

Bincang Politik PPI Sulsel, Politisi Golkar dan PDIP Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jokowi Berantas Korupsi

Makassar, Inspirasisulawesi. com- Poros Pemuda Indonesia (PPI) Sulsel kembali menggelar Dialog Publik di momentum Hari Anti Korupsi, Dalam Bincang Politik ini menghadirkan beberapa Tokoh pemuda Diantaranya, Risfayanti Muin Ketua Jaman Sulsel, Beni Iskandar Advokasi Indonesia Muda, Usman Sofyan Politisi Golkar, Khaeruddin Nurman Politisi PDIP, dan sebagai moderator Taqwa Bahar Ketua PPI Sulsel yang juga Aktivis.

Sekitar Ratusan peserta dari latar belakang kampus berbeda menghadiri diskusi publik yang digelar Poros Pemuda Indonesia sulsel dengan tema “Tidak ada ruang bagi koruptor selama masa pemerintahan Jokowi ” yang bertempat diwarkop Cappo, kamis (06/12/2018).

Politisi partai Golkar Usman Sofyan mengatakan bahwa Negara tidak boleh lemah tentang pemberantasan korupsi, keberhasilan pemerintah tidak dilihat dari sejauh mana penanganan korupsi, Jokowi punya political Will dalam penanganan korupsi.

“Kalau ada masyarakat memberikan laporan maka akan diberikan penghargaan dan materi dengan maksimal 200 juta, artinya pemerintah punya keinginan yang cukup tinggi bahwa negara tidak boleh lemah dalam penanganan korupsi”,

Bagi kami di partai Golkar menyatakan bahwa partai Golkar lah yang mendeklarasikan diri dukung Jokowi, partai Golkar punya prinsip yang sama dengan Jokowi, dan kami di Golkar terdepan dalam pemberantasan korupsi.

“Komitmen dan konsisten Partai Golkar karena memiliki prinsip yang sama dengan program Jokowi pemberantasan dan penegakan korupsi, sampai kepeningkatan desa. Payung hukum dan action dilapangan yang dilaksanakan di pemerintahan Jokowi”.

Lanjut Usman Sofyan katakan, kita harus akui bahwa masih ada kekurangan di pemerintahan Jokowi saat ini, maka dari itu kita sama-sama memperbaiki dan menjadikan negara kita tidak boleh lemah hanya karena korupsi, Ungkap Usman.

Sementara itu Haeruddin Nurman, Tokoh pemuda yang akrab disapa Elu dan juga salah satu kader PDIP, ungkapkan, bahwa Dari Rezim pemerintahan dari dulu hingga kini, maka saya katakan Direjim Jokowi inilah korupsi paling banyak diungkap oleh penegakan Hukum, Pak Jokowi mampu menutup kebocoran Celah-celah para pelaku pelaku Korupsi, dengan sistem penanganan dan pencegahan Korupsi dibangun oleh pemerintahan, Ungkap Elu.

“Dari Rezim-rezim inilah kita dapat melihat dan membandingkan pemberantasan korupsi di era Jokowi, tentunya Kita harus membuang orang yang pernah terlibat korupsi dan apakah kita harus kejatuh ke lubang yang sama?, tentunya di pemerintahan Jokowi ini tidak lah mungkin”, Ucapnya. (Yudha)

Advertisement

About The Author

Fajri

Inspirasi Sulawesi. Memberikan informasi yang berimbang kepada publik

Leave a reply